Input-Output CPU dan Arsitektur Komputer
Input-Output
a) Input
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer.
b) Output
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data menjadi informasi.
Berikut adalah contoh untuk Alat Input:
a) Keyboard
Keyboard merupakan piranti I/O pokok untuk memberi masukkan perintah dan data pada komputer.
b) Mouse
Mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain keyboard.
c) Scanner
Bila dikelompokkan berdasarkan cara memasukkan kertas, scanner untuk gambar terdiri atas 2 jenis, yaitu:
a) Disket
Disket “dibaca” dan “ditulis” menggunakan kandar cakram liuk (floppy disk drive, FDD). Kapasitas disket yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada disket), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.
b) Harddisk
Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.
c) CD ROM
CD-ROM (singkatan dari Compact Disc – Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB atau 700 juta bita.
Berikut adalah contoh untuk Alat Output :
a) Monitor
Monitor adalah piranti pokok pada setiap komputer yang memberikan informasi visual pada pengguna dari hasil eksekusi program yang terjadi di dalam komputer.
b) Printer
Printer adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print headnya.
c) Speaker
Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyal elektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVDs, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar. Speaker merupakan salah satu perangkat output yang harus dimiliki dalam sebuah komputer. Karena dengan adanya speaker, kita dapat mendengar suara yang dikeluarkan komputer.
d) Proyektor
Proyektor adalah sebuah oleh untuk menampilkan gambar di sebuah layar proyeksi atau permukaan serupa. Proyektor banyak sekali jenisnya, yaitu diantaranya sebagai berikut:
CPU
CPU, singkatan dari Central Processing Unit adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Prosesor sering digunakan untuk menyebut CPU pada umumnya. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
Pin mikroprosesor Intel 80486DX2.
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut:
Unit kontrol (Control Unit)
Unit kontrol ini adalah bagian dari prosesor yang mampu mengatur jalannya program.
Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses.
ALU
ALU merupakan bagian dari CPU yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan.
Arsitektur komputer
pendahuluan
Setiap hal yang dikerjakan CPU dibagi-bagi menjadi beberapa langkah yang sederhana dan berurutan. Osilator clock membangkitkan clock CPU yang digunakan dalam langkah (step) kerja CPU dalam urutan perkerjaannya. Karena clock CPU ini sangat cepat untuk ukuran manusia, sehingga yang terlihat bahwa CPU bekerja secara langsung dan cepat.
Mikrokontroler 8-bit dari Motorola M68HC05 dan M68HC11 memiliki organisasi khusus yan disebut dengan arsitektur Von Neumann. Dalam arsitektur ini, CPU dan rangkaian memori di-interkoneksi-kan dengan bus alamat dan bus data. Bus alamat digunakan untuk menentukan lokasi memori yang mana yang akan diakses, dan bus data digunakan untuk mengirim informasi baik dari CPU ke lokasi memori dan sebaliknya.
Dalam arsitektur implementasi Motorola ini terdapat beberapa memori spesial yang disebut dengan register CPU yang terletak di dalam CPU itu sendiri. Register ini mirip dengan memori yang dapat menyimpan informasi. Tetapi register ini terjalur langsung di dalam CPU dan bukan bagian dari memori konvensional mikrokontroler.
CPU menganggap semua lokasi memori sebagai satu kesatuan walaupun di dalamnya terdapat instruksi program, data variabel, maupun kontrol input-output (I/O). Teknik semacam ini yang disebut dengan memory-mapped I/O. Artinya, semua piranti input-output dari sistem mikrokontroler memiliki alamat tersendiri yang ikut dipetakan dalam peta memori, sehingga dianggap sebagai bagian dari memori itu sendiri.
Register-register CPU
CPU yang berbeda memiliki set register yang berbeda pula. Perbedaan utama terletak pada jumlah dan ukuran dari register itu sendiri. Dalam gambar 4.1 diperlihatkan register-register CPU yang terdapat dalam mikrokontroler keluarga M68HC05.
Register A berukuran 8 bit, juga dikenal sebagai akumulator karena register ini digunakan untuk menyimpan hasil dari operasi aritmatika dan manipulasi data. Register ini juga dapat langsung diakses untuk operasi non-aritmatika. Akumulator digunakan dalam proses eksekusi dari program saat isi dari beberapa lokasi memori yang digunakan di-load ke akumulator. Demikian juga instruksi penyimpanan akan menyebabkan isi dari akumulator disimpan dalam memori yang telah ditentukan
Reset
Reset digunakan untuk memaksa sistem mikrokontroler untuk menuju alamat tertentu. Sistem periperal dan sejumlah bit kontrol dan status juga dipaksa untuk menuju ke state awal sebagai hasil dari proses reset. Aksi-aksi berikut ini yang terjadi akibat proses reset dari mikrokontroler:
1. Semua register data direction (DDR) diset nol (input)
2. Nilai SP dipaksa menjadi $00FF
3. Bit I dalam CCR diset
4. Latch interrupt eksternal dinolkan
5. Latch STOP dinolkan
6. Latch WAIT dinolkan
Kondisi-kondisi berikut ini yang akan menyebabkan mikrokontroler M68HC05 menjadi reset:
1. Sinyal input low pada kaki RESET
2. Reset karena pertama kali dihidupkan
3. Timer watchdog COP (computer operating properly) sudah habis
4. Usaha untuk menjalankan perintah dari suatu alamat yang tidak diperbolehkan
Total Tayangan Halaman
Selasa, 19 Oktober 2010
Rabu, 06 Oktober 2010
REPORTASE PAMERAN YOGYAKOMTEK JEC OCT’10
REPORTASE PAMERAN YOGYAKOMTEK JEC OCT’10
Filed under: Uncategorized by koko susmanto putra 10523378 — Tinggalkan komentar
Oktober 5, 2010
Pada penyelenggaraan ke-13, pameran ‘Yogyakomtek’ yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY ini terus berkomitmen mengedepankan misi edukasi kepada masyarakat.
Pameran komputer terbesar ini akan bertempat di Jogja Expo Centre (JEC) dan berlangsung pada tanggal 2 – 6 Oktober. Ketua Apkomindo DIY, Hadi Santono mengatakan, pada event yang sekarang bertagline ‘Two Thumbs Up’ ini akan diikuti 102 toko, 48 vendor dan 50 branding.
”Tahun ini kami menargetkan transaksi lebih dari Rp 30 milar. Sementara untuk jumlah pengunjung berkisar 150.000 orang selama lima hari pameran. Kami yakini Yogyakomtek akan dikunjungi oleh masyarakat, lantaran dari data terlihat setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, Yogyakmontek telah menjadi salah satu barometer bisnis komputer secara nasional,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan data pada tahun lalu yang dihadiri lebih dari 127.000 pengunjung hanya dalam 5 hari, memperlihatkan jika pengunjung Yogyakomtek datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali. Meluasnya pengunjung Yogyakomtek tidak terlepas dari penyelenggaraan yang konsisten selama 13 tahun.
Dari data yang dimiliki Akomindo DIY, jumlah unit komputer yang beredar di pasaran sebanyak 360 ribu unit per tahun. Dari jumlah tersebut, Yogyakomtek dinilai mempunyai andil yang cukup besar dengan menyumbang sekitar 15 ribu unit komputer per tahun, 5 ribu unit printer, dan 15 unit peripheral.
Beragam produk ditawarkan pada Yogyakomtek 2010 kali ini yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 Oktober. Produk-produk teknologi yang ditawarkan pada ajang tahunan ini sesuai dengan tema Two Thumbs Up, sebagai representasi dunia yang berada di dalam genggaman tangan.
Laptop-laptop dengan berbagai ukuran menghiasi sudut-sudut booth yang ada di sini. Merk-merk besar seperti Acer, Asus, MSI, Gateway, hingga merk lokal seperti Zyrex pun bersaing untuk merebut konsumen dengan notebook, netbook, maupun PC tablet andalannya. Zyrex sendiri dalam ajang ini mengunggulkan Tablet PC Multi Touch bernama Wakatobi Mini MP 1291. Dengan ukuran monitor yang mungil, yakni 10,1”, Wakatobi telah mengusung teknologi layar sentuh. Dipatok dengan harga Rp3,5 juta, konsumen juga bisa menikmati display yang bisa diputar hingga 180 derajat. Wakatobi Mini memakai Intel Atom N450 1.66Ghz serta sudah dilengkapi WiFi. Harga-harga yang ditawarkan berbagai vendor yang bervariasi mulai dari Rp 3 jutaan hingga belasan juta rupiah, menandakan bahwa semua kelas bisa menikmati teknologi yang menawarkan kemudahan serta portabilitas ini apalagi dengan spesifikasi yang tak kalah dengan komputer desktop.
Tak hanya soal komputasi, vendor ternama seperti BenQ juga menawarkan portabilitas melalui produk andalannya yaitu proyektor. Dengan teknologi yang ada seperti sambungan ke input DVD dan audio, proyektor berjenis MP 515P bisa langsung dihubungkan ke TV dan speaker. Proyektor yang merupakan salah satu best seller dengan kelengkapan input kabelnya ini bisa diboyong pulang dengan harga Rp 4 jutaan. Hal ini membuktikan, BenQ bisa menghadirkan kemudahan menampilkan berbagai data multimedia dengan proyektor masa kininya yang hanya sebesar genggaman dua tangan.
Kemarin sewaktu kami mengunjunggi pameran salah satu teman kami dari kelompok kami yang bernama Imam kusuma tertarik untuk membeli sebuah printer bermerek Canon. Setelah kami tanyakan kepada teman kami tersebut apa alasan memilih printer tersebut, dia mengatakan “karena harganya terjangkau, lagipula printer tersebut mempunyai garansi satu tahun infuse selama memakai merek tinta Acasiana. Sedangkan garansi mesin selama satu tahun” itulah yang menjadi alasan bagi teman kami untuk memilih printer bermerek Canon tersebut.
Setelah itu kami berkelompok berkeliling dan menghampiri sebuah stand dan menanyakan sebuah laptop bermerek Toshiba seri M dan L yang memiliki processor yang sama yaitu i5. dari segi harga kedua seri tersebut keduannya memiliki perbedaan yang sangat jauh. Untuk yang seri L di bandol dengan harga sepuluh jutaan, sedangkan untuk seri M di bandrol dengan harga sekitar tujuh jutaan. Setelah kami tanya ternyata perbedaan harga kedua laptop tersebut terletak pada VGA dan Casing yang digunakan. Untuk seri L menggunakan VGA NVIDIA dan menggunakan casing yang lebih kokoh dari segi bahan dan dibalut dengan warna yang menarik.
Dalam pameran tersebut kami juga dapat mengetahui perbedaan harga Flashdisk, keyboard elastis, earphone, coolpad dan perangkat keras komputer lainnyasaat pameran dan diluar pameran
Langganan:
Komentar (Atom)