Pada penyelenggaraan ke-13, pameran ‘Yogyakomtek’ yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY ini terus berkomitmen mengedepankan misi edukasi kepada masyarakat.
Pameran komputer terbesar ini akan bertempat di Jogja Expo Centre (JEC) dan berlangsung pada tanggal 2 – 6 Oktober. Ketua Apkomindo DIY, Hadi Santono mengatakan, pada event yang sekarang bertagline ‘Two Thumbs Up’ ini akan diikuti 102 toko, 48 vendor dan 50 branding.
”Tahun ini kami menargetkan transaksi lebih dari Rp 30 milar. Sementara untuk jumlah pengunjung berkisar 150.000 orang selama lima hari pameran. Kami yakini Yogyakomtek akan dikunjungi oleh masyarakat, lantaran dari data terlihat setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, Yogyakmontek telah menjadi salah satu barometer bisnis komputer secara nasional,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan data pada tahun lalu yang dihadiri lebih dari 127.000 pengunjung hanya dalam 5 hari, memperlihatkan jika pengunjung Yogyakomtek datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali. Meluasnya pengunjung Yogyakomtek tidak terlepas dari penyelenggaraan yang konsisten selama 13 tahun.
Dari data yang dimiliki Akomindo DIY, jumlah unit komputer yang beredar di pasaran sebanyak 360 ribu unit per tahun. Dari jumlah tersebut, Yogyakomtek dinilai mempunyai andil yang cukup besar dengan menyumbang sekitar 15 ribu unit komputer per tahun, 5 ribu unit printer, dan 15 unit peripheral.
Beragam produk ditawarkan pada Yogyakomtek 2010 kali ini yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 Oktober. Produk-produk teknologi yang ditawarkan pada ajang tahunan ini sesuai dengan tema Two Thumbs Up, sebagai representasi dunia yang berada di dalam genggaman tangan.
Laptop-laptop dengan berbagai ukuran menghiasi sudut-sudut booth yang ada di sini. Merk-merk besar seperti Acer, Asus, MSI, Gateway, hingga merk lokal seperti Zyrex pun bersaing untuk merebut konsumen dengan notebook, netbook, maupun PC tablet andalannya. Zyrex sendiri dalam ajang ini mengunggulkan Tablet PC Multi Touch bernama Wakatobi Mini MP 1291. Dengan ukuran monitor yang mungil, yakni 10,1”, Wakatobi telah mengusung teknologi layar sentuh. Dipatok dengan harga Rp3,5 juta, konsumen juga bisa menikmati display yang bisa diputar hingga 180 derajat. Wakatobi Mini memakai Intel Atom N450 1.66Ghz serta sudah dilengkapi WiFi. Harga-harga yang ditawarkan berbagai vendor yang bervariasi mulai dari Rp 3 jutaan hingga belasan juta rupiah, menandakan bahwa semua kelas bisa menikmati teknologi yang menawarkan kemudahan serta portabilitas ini apalagi dengan spesifikasi yang tak kalah dengan komputer desktop.
Tak hanya soal komputasi, vendor ternama seperti BenQ juga menawarkan portabilitas melalui produk andalannya yaitu proyektor. Dengan teknologi yang ada seperti sambungan ke input DVD dan audio, proyektor berjenis MP 515P bisa langsung dihubungkan ke TV dan speaker. Proyektor yang merupakan salah satu best seller dengan kelengkapan input kabelnya ini bisa diboyong pulang dengan harga Rp 4 jutaan. Hal ini membuktikan, BenQ bisa menghadirkan kemudahan menampilkan berbagai data multimedia dengan proyektor masa kininya yang hanya sebesar genggaman dua tangan.
Kemarin sewaktu kami mengunjunggi pameran salah satu teman kami dari kelompok kami yang bernama Imam kusuma tertarik untuk membeli sebuah printer bermerek Canon. Setelah kami tanyakan kepada teman kami tersebut apa alasan memilih printer tersebut, dia mengatakan “karena harganya terjangkau, lagipula printer tersebut mempunyai garansi satu tahun infuse selama memakai merek tinta Acasiana. Sedangkan garansi mesin selama satu tahun” itulah yang menjadi alasan bagi teman kami untuk memilih printer bermerek Canon tersebut.
Setelah itu kami berkelompok berkeliling dan menghampiri sebuah stand dan menanyakan sebuah laptop bermerek Toshiba seri M dan L yang memiliki processor yang sama yaitu i5. dari segi harga kedua seri tersebut keduannya memiliki perbedaan yang sangat jauh. Untuk yang seri L di bandol dengan harga sepuluh jutaan, sedangkan untuk seri M di bandrol dengan harga sekitar tujuh jutaan. Setelah kami tanya ternyata perbedaan harga kedua laptop tersebut terletak pada VGA dan Casing yang digunakan. Untuk seri L menggunakan VGA NVIDIA dan menggunakan casing yang lebih kokoh dari segi bahan dan dibalut dengan warna yang menarik.
Dalam pameran tersebut kami juga dapat mengetahui perbedaan harga Flashdisk, keyboard elastis, earphone, coolpad dan perangkat keras komputer lainnyasaat pameran dan diluar pameran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar